STUDI LAMA DAN JENIS PERENDAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIJI JATI (Tectona grandis L.)

Authors

  • Marlon M. Oematan Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana. Kupang. Indonesia Author
  • Astin Elise Mau Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana. Kupang. Indonesia Author
  • Norman P. L. B. Riwu Kaho Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana. Kupang. Indonesia Author
  • Frank Samelino Tita Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana. Kupang. Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.69840/marsegu/3.6.2026.645-659

Keywords:

teak, soaking, solution type, germination

Abstract

Teak (Tectona grandis L.) is a forestry species of high economic value, yet its generative propagation is often constrained by physical seed dormancy caused by a hard endocarp, resulting in relatively low germination capacity and rate. This study aimed to determine the effect of soaking solution type, soaking duration, and their interaction on the growth of teak seeds. The research was conducted at the Permanent Forestry Nursery of BPDAS Benain-Noelmina, Kupang City, for three months. A two-factor Completely Randomized Design (CRD) was used, comprising solution type (distilled water/M0, HCl/M1, and Atonik/M2) and soaking duration (3 days/N1, 6 days/N2, and 9 days/N3), each replicated three times. Parameters observed were germination capacity, germination rate index, and germination value. Data were analyzed using ANOVA followed by DMRT at the 5% level. The results showed that solution type and soaking duration had a highly significant effect on germination capacity and germination value, while germination rate index was significantly affected by solution type and highly significantly affected by soaking duration. The best combination was Atonik with a 6-day soaking duration (M2N2), producing the highest germination capacity of 80.00%. It is concluded that soaking teak seeds in Atonik solution for 6 days is the most effective treatment for improving teak seed germination.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ai, N.S. dan Ballo, M. 2010. Peranan air dalam perkecambahan biji. Jurnal Ilmiah Sains 10(2).

Banjarnahor, S.M. 2023. Manfaat pemberian atonik terhadap daya kecambah dan pertumbuhan pada pembibitan tanaman sirsak. Majalah Ilmiah Warta Dharmawangsa 17(1):2716-3083.

Bewley, J.D., Bradford, K.J., Hilhorst, H.W.M. dan Nonogaki, H. 2012. Seeds: Physiology of Development, Germination and Dormancy. Edisi ke-3. Springer Science & Business Media, New York.

Copeland, L.O. dan McDonald, M.B. 2001. Principles of Seed Science and Technology. Edisi ke-4. Springer, New York.

Damaris, R.N., Lin, Z., Yang, P. dan He, D. 2019. The rice alpha-amylase, conserved regulator of seed maturation and germination. International Journal of Molecular Sciences 20(2):450.

Dethan, I.Y., Solle, H.R.L. dan Hendrik, A.C. 2020. Pengaruh skarifikasi kimia terhadap perkecambahan benih jambu mete (Anacardium occidentale L.). Jurnal Saintek Lahan Kering 3(2):47-50.

Dewi, R.E., Kusmiyati, F. dan Anwar, S. 2022. Perkecambahan dan pertumbuhan benih jati (Tectona grandis Linn. f) dalam merespon perbedaan konsentrasi dan perlakuan waktu perendaman benih dalam asam klorida. Jurnal Ilmiah Pertanian 19(3):187-197.

Fitriani, Amri, Y., Bahri, S. dan Nadilla, F. 2021. Perendaman untuk meningkatkan ketahanan dan mutu benih padi gogo. Jurnal Agrotek Tropika 9(2):345-355.

Gultom, B., Hayati, R. dan Podesta, F. 2020. Pengaruh konsentrasi H2SO4 dan giberelin terhadap perkecambahan dan pematahan dormansi biji kopi robusta (Coffea canephora). Jurnal Pertanian 15(1).

Hartmann, H.T., Kester, D.E., Davies, F.T. dan Geneve, R.L. 2011. Plant Propagation: Principles and Practices. Edisi ke-8. Prentice-Hall, New Jersey.

Hartoyo, E. 2015. Evaluasi pengaruh lama perendaman terhadap perkecambahan benih. Jurnal Ilmiah Agrineca 15(1).

Irfansyah, Siregar, L.A.M. dan Hanafiah, D.S. 2016. Respon terbentuknya tunas mikro pada tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) akibat lama penyinaran dan GA3. Jurnal Agroekoteknologi 4(3):2133-2138.

Irpandi, H., Zahanis dan Resigia, E. 2020. Pengaruh metode skarifikasi dan perendaman ZPT alami urin sapi terhadap perkecambahan benih tanaman pala (Myristica fragrans Houtt). Jurnal Embrio 12(1):38-49.

Junita, D., Hamidan, Siregar, M.P.A., Ariska, N. dan Resdiar, A. 2023. Pengaruh konsentrasi HCl dan lama perendaman terhadap pematahan dormansi pada benih kopi (Coffea sp.). Jurnal Agroteknologi 9(1):116-124.

Kurniati, F., Hartini, E. dan Solehudin, A. 2019. Effect of type of natural substances plant growth regulator on nutmeg (Myristica fragrans) seedlings. Agrotechnology Research Journal 3(1):1-7.

Kurniawan, A. 2018. Pengaruh lama perendaman dan konsentrasi hormon GA3 terhadap pertumbuhan benih jati di persemaian. Jurnal Hexagro 2(1):19-29.

Masilamani, P. dan Dharmalingam, C. 2005. Seed dormancy in teak (Tectona grandis). Journal of Forestry Research 16(3):145-150.

Nurlismawati dan Subagiono. 2021. Respon perkecambahan benih kurma (Phoenix dactylifera L.) dengan aplikasi ZPT atonik. Jurnal Sains Agro 6(2).

Pancaningtyas, S., Santoso, T.I. dan Sudarsianto. 2014. Studi perkecambahan benih kakao melalui metode perendaman. Pelita Perkebunan 30(3):190-197.

Panjaitan, S.M.G., Gedoan, S.P., Satiman, U., Rampengan, M.M.F. dan Taulu, M.L.S. 2022. Respon morfologi dan fisiologi tanaman gandum (Triticum aestivum L.) yang diberi pupuk kotoran ayam dan mikoriza. Nukleus Biosains Jurnal Ilmu Hayati 3(1):43-50.

Pratama, R.R. 2021. Pengaruh Skarifikasi Kimia dengan Asam Sulfat (H2SO4) dan Pemberian Giberelin (GA3) terhadap Pematahan Dormansi dan Pertumbuhan Kecambah Benih Mengkudu (Morinda citrifolia L.). Skripsi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang.

Purnama, I., Wulan, R.S.T. dan Dulur, N.W.D. 2018. Efek pemberian residu slurry biogas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa chinensis) serta ketersediaan unsur hara P dan S pada Entisol. Crop Agro 11(1):1-14.

Sa'adati, R., Kristanto, B.A. dan Anwar, S. 2023. Respon viabilitas benih kedelai (Glycine max L. Merill) akibat konsentrasi dan lama perendaman invigorasi polyethylene glycol. Plantropica: Journal of Agricultural Science 8(1):40-51.

Sari, H.P., Hanum, C. dan Charloq. 2014. Daya kecambah dan pertumbuhan Mucuna bracteata melalui pematahan dormansi dan pemberian zat pengatur tumbuh giberelin (GA3). Jurnal Online Agroekoteknologi 2(2):630-644.

Sari, N.R.N., Nurlaila dan Gazali, A. 2021. Invigorasi benih padi gogo lokal varietas Buyung dengan menggunakan larutan organic priming buah tomat. Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian 19(1):1-11.

Srilaba, N., Purba, J.H. dan Arsana, I.K.N. 2018. Pengaruh lama perendaman dan konsentrasi atonik terhadap perkecambahan benih jati (Tectona grandis L.). Agrimeta 1(2):108-119.

Sudrajat dan Megawati. 2010. Dormansi benih jati dan teknik pematahan dormansi. Jurnal Silvikultur Tropika 1(1):1-6.

Sunarlim, N., Syukria, I. dan Joko, P. 2011. Pelukaan Benih dan Perendaman dengan Atonik pada Perkecambahan Benih dan Pertumbuhan Tanaman Semangka Non Biji (Citrullus vulgaris Schard L.). Fakultas Pertanian dan Peternakan, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru.

Suyatmi, Hastuti, E.D. dan Darmanti, S. 2011. Pengaruh lama perendaman dan konsentrasi asam sulfat (H2SO4) terhadap perkecambahan benih jati (Tectona grandis Linn. f). Buletin Anatomi dan Fisiologi 19(1):28-36.

Tetuko, K.A., Parman, S. dan Izzati, M. 2015. Pengaruh kombinasi hormon tumbuh giberelin dan auksin terhadap perkecambahan biji dan pertumbuhan tanaman karet (Hevea brasiliensis Mull. Arg.). Jurnal Biologi 4(1):61-72.

Widiarti, W., Wulandari, E. dan Rahardjo, P. 2016. Respons vigor benih dan pertumbuhan awal tanaman tomat terhadap konsentrasi dan lama perendaman asam klorida (HCl). Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian 14(2):151-160.

Wulandari. 2007. Studi perkecambahan biji jati. Jurnal Penelitian Hutan 4(1):15-22.

Yunefi, F., Faisal, Nazimah, Yusuf, M., Rafli, M. dan Fadhliani. 2024. Perkecambahan benih kacang panjang (Vigna unguiculata (L.) Walp) kadaluarsa pada berbagai konsentrasi dan lama perendaman air kelapa. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi 3(3):1-9.

Yuniarti dan Nurhasybi. 2015. Perlakuan pra-tanam untuk meningkatkan perkecambahan benih jati. Jurnal Perbenihan Tanaman Hutan 3(2):83-90.

Zahra, S. dan Isda, M.N. 2023. Lama waktu perendaman biji pala (Myristica fragrans H.) dengan penambahan kalium nitrat (KNO3) terhadap perkecambahan biji. Bio-Lectura: Jurnal Pendidikan Biologi 10(1):82-90.

Downloads

Published

2026-09-12

How to Cite

STUDI LAMA DAN JENIS PERENDAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIJI JATI (Tectona grandis L.). (2026). MARSEGU : Jurnal Sains Dan Teknologi, 3(6), 645-659. https://doi.org/10.69840/marsegu/3.6.2026.645-659

Similar Articles

21-30 of 31

You may also start an advanced similarity search for this article.